Pages

Saturday, May 26, 2018

Allah akan menjawab doa kita? Apa benar?

Berikut cerita saya beberapa waktu lalu yang sempat saya alami. Biasanya peristiwa yang menurut saya nantinya akan menjadi salah satu pelajaran hidup yang mungkin dapat sangat berpengaruh untuk hidup saya di masa mendatang, selalu saya catat dimana saja, entah di buku atau di notes handphone.

Selamat membaca.. :)

-------------------------------------

Today, 23 April 2018. Saya admit, saya takut kalau yang terbaik menurut Allah adalah bukan yang saya inginkan. Dari sekian lama saya meyakini bahwa yang terbaik dari Allah pasti hal terindah pada waktunya, dan hari ini, retak. Rasa takut karena sudah terlalu lama, saya belum bekerja (for real) 7 bulan lamanya sejak hari kelulusan saya.

Mimpi saya yang ingin menaikan derajat keluarga saya dimata orang-orang, belum juga tercapai. Semakin kesini semakin bertanya, kapan? Kapan waktunya? Setiap waktu saya selalu berdoa, sampai mencari kajian-kajian islami mengharap ada angin segar untuk membangkitkan semangat saya kembali. Sampai saya melihat satu video, kalau Allah pasti akan menjawab doa hamba-Nya. Mungkin dijawab sesuai doa hamba-Nya, atau justru digantikan dengan hal yang jauh lebih baik. Mungkin dijawab langsung saat itu juga, besok, atau mungkin tidak dijawab di dunia, melainkan di akhirat.

Ha? Tunggu. Kenapa saya sekarang merasa goyah? Saya memang menginginkan juga di akhirat kelak saya menjadi hamba Allah yang beruntung, tapi saya juga ingin itu juga terjadi di dunia. Egois memang, sangat egois. Karena pressure yang sangat kuat dari segala arah. Saya merasa lelah dengan cibiran orang yang selalu merendahkan dan menilai saya dan kami keluarga dengan ukuran materi. Memang, orang-orang mayoritas tidak peduli dengan proses yang kita capai dan hanya menilai hasilnya saja. Rasanya saya ingin bungkam mulut mereka rapat-rapat dengan apa yang saya hasilkan, dengan keringat dan kerja keras saya sendiri. Beberapa pertanyaan ini mulai sering terucap tanpa saya sadar pada awalnya, "Yaa Allah kapan doa hamba terkabul? Kapan hamba kerja?" Malah sering mengeluh, "Yaa Allah hamba lelah. Kenapa Engkau menjatuhkan ini semua pada hamba?" 

Mulai saya ingat runtutan perjalanan saya sejak saya lulus kuliah. Ada banyak panggilan kerja, tawaran kerja, bahkan sempat beberapa kali diterima kerja, tapi tidak bisa saya ambil karena ada saja kurangnya. Bukan karena pemilih, tapi memang hal-hal tersebut yang tidak bisa saya toleransi menyangkut dengan prinsip saya.

Sepanjang hari ini saya merasa kosong. Diam. Tidak ada satupun orang rumah yang saya ajak bicara. Saya hanya akan datang kalau mereka memanggil saya. Lalu saya berkata seperlunya dan hanya menjawab seperlunya apabila mereka bertanya. Jangankan itu, yang biasanya saya mencari orang untuk cerita, ini tidak. Semua saya simpan sendiri. Bahkan adik saya yang bertanya baik-baik saya diam saja dan tidak menjawab apa-apa, malah terkadang saya marah ga jelas.

Saya tau, melihat saya bersikap tidak seperti biasanya orang rumah merasa tidak nyaman. Mereka bingung saya kenapa, bahkan sampai Mama jadi ikut marah karena bingung saya lagi kenapa. Akhirnya dia diemin saya dan bicara seperlunya sampai malam dan Papa pulang kerja.

Malamnya dia ajak saya bicara dengan emosi, dan seperti biasa dia menerka sendiri apa yang sedang saya rasakan. Dan semua terkaannya itu salah, tapi saya diam saja. Saya tau dia khawatir sama saya. Tapi saya gamau cerita apa-apa. Sampai-sampai mama emosi dan menampar saya. Saya ga respon apa-apa bahkan tidak menghadang wajah saya dan membiarkan mama menampar saya.

Saya benar-benar merasa kosong, saya manusia bodoh, tolol dan tidak berguna. Saya tidak bisa melakukan apa-apa, bahkan saat itu saya masih saja menyalahkan diri sendiri karna apa yang saya inginkan tidak tercapai. Serasa, hidup segan, mati tak mau.

Lalu mama mereda, dia bertanya lagi dengan lembut setelah sebelumnya menantang saya kalau saya tidak berkata satu kata pun, obrolan ini bisa dia perlama bahkan sampai pagi. Saya takut, apa yang saya katakan akan membuat dia lebih sedih lagi. Saya takut, apa yang saya katakan percuma dan saya malu.

Lama saya menghela nafas karena sudah mulai banyak air mata yang saya tahan, mama pergi mengambil tissu untuk saya, dan akhirnya saya katakan juga, "Aku capek. Aku capek berdoa. Doa aku belum ada yang terkabul." Disitu mama langsung peluk saya. Tumpah. Saya menangis sejadi-jadinya. Mama bilang saya tidak boleh lelah berdoa. Dia menenangkan saya dan menasehati saya. Mama menuntun saya agar saya sholat tahajud, sholat dhuha, sholat hajat, bahkan puasa sunnah. Saya harus terus berdoa. Minta sungguh-sungguh sama Allah. Allah pasti mengabulkan keinginan saya. Di waktu yang tepat. Yang penting saya sabar. Mama juga bilang semua hal itu saling berkaitan, sikap saya kpd org tua, dan sebagainya itu berkaitan dengan ridho yang Allah beri. Saya tidak boleh nyerah, itu kata mama. 

Hari ini saya rasakan bagaimana rasanya menjadi orang yang putus asa, hilang harapan, hanya meratapi dan menyimpan sendiri apa yang saya rasakan. Tapi akhirnya, satu kalimat ungkapan saya ke mama itu, hanya satu kalimat, bisa membuat saya lega, sedikit.

Paginya, ayah menasehati saya. Mungkin mama sudah cerita pada beliau. Kurang lebih sama seperti yang mama katakan pada saya. Anggap saja Allah sedang menguji saya. Seberapa sabar dan seberapa tangguhnya saya sebelum Allah berikan apa yang saya inginkan. Allah ingin saya mendekati-Nya.
-------------------------------------

Saya bersyukur saya memiliki orang tua yang sangat memperhatikan anaknya. Beliau tidak tinggal diam melihat saya yang bersikap tidak seperti biasanya. Mereka membangkitkan semangat saya agar tidak terus jatuh dan merasa terpuruk. Saya diingatkan agar segera mohon ampun sama Allah karena hari itu saya sempat meragukan-Nya. Saya bersyukur tidak berlama-lama merasa di kondisi tersebut. Sungguh, hati yang merasa kosong dan tidak ada harapan itu tidak enak. Ibarat harapan itu oksigen yang kita hirup. Harapan itu termasuk sumber semangat hidup kita.

Saya coba membangkitkan lagi hati dan harapan saya. Allah SWT tidak membebani seseorang diluar kemampuannya. Dan saya meyakinkan diri saya kembali bahwa hal baik akan segera datang. Mari menjemputnya agar lekas berjumpa! :)

Saya merasa apa yang pernah saya alami ini semakin membentuk kepribadian saya ke arah yang lebih baik dan membuat saya agar semakin gencar memperbaiki dan mendekatkan diri pada Allah.

Ternyata ini semua ada kaitannya dengan ilmu sabar, ikhlas dan pasrah yang merupakan ilmu tingkat tinggi yang harus kita latih setiap waktu. Intinya, apapun yang kita lakukan jangan pernah terlalu berpacu pada dunia. Ingat Allah, ridho Allah saja yang kita cari. InsyaAllah hati akan selalu tenang sembari berusaha dan insyaAllah dunia pun akan menghampiri kita, bukan kita yang menghampirinya.

Jangan tanyakan pada diri "Why is this happening to me?" tapi tanyakan "What is this trying to teach me?" Then you'll find out ada rencana Allah yang jauuuh lebih baik dari rencanamu. 

Demikian cerita saya yang buruk-buruknya abaikan saja. Tidak bermaksud menggurui, hanya sebatas sharing kok hehe..

Semoga dari cerita saya ada manfaat yang bisa di ambil. Dan semoga kedepannya, kita semakin selalu melibatkan Allah dalam segala hal dan selalu yakin atas janji Allah Sang Maha Pengasih dan Maha Penyayang.

Jazakumullahu khairan... :)

Sunday, February 25, 2018

About 2017

Gak kerasa udah ganti tahun 2018 aja. Mau posting dari lama sebenernya tentang apa aja yang udah terjadi di tahun 2017 kemarin, tapi ke-mager-an ini lebih besar ketimbang keinginan untuk nge-blog haha. Mungkin gak banyak hal yang lagi ada di kepala yang saya inget sekarang untuk saya tulis, tapi saya coba jabarkan dan urutkan semoga emang gak ada yang kelewat ya.

Januari 2017

Seperti biasa awal tahun setiap orang berharap awal yang baru, kesempatan baru, harapan baru, begitu pun saya waktu itu. Malah awal tahun kemarin saya lagi pasrah-pasrahnya. Kalau gak salah saya sempet cerita di postingan saya yang lalu ya, di kampus saya itu untuk lulus terbagi jadi jalur skripsi dan jalur non skripsi. Untuk dapet skripsi dengan SK murni IPK itu harus 3.25 sedangkan saya waktu itu masih kurang 0,01, saya pasrah, udah pasti gak dapet. Dan bener aja, saya gak dapet SK murni, kayaknya waktu itu diumumin pertengahan bulan Januari. Saya sedih, nyesel, ngerasa payah, kenapa saya tidak mengusahakan lebih keras lagi waktu itu buat dapet SK murni skripsi.

Saya pengen banget ke jalur skripsi, bukan karena gengsi atau gimana, tapi karena saya mau bikin orang tua saya seneng. Mereka pengen banget saya skripsi. Dan ternyata di kampus saya ada sistem bikin proposal skripsi untuk kita yang gak dapet SK murni. Akhirnya saya dalam waktu sebulan, bahkan kurang dari sebulan, saya bolak-balik perpus susun proposal (Alhamdulillah judul udah ada bayangan, krn thn 2016-nya saya udah coba cari-cari), kurang tidur banget. Akhirnya jadi tuh proposal. Saya inget banget mama saya menawarkan diri nganter saya buat ngumpulin proposal ke sekjur. Rasa takut ngecewain itu ada banget. Udah usaha, tinggal berdoa dan pasrah aja waktu itu.

Februari 2017

Yaps! Di postingan saya sebelumnya saya udh pernah cerita kalau saya ngelamar jadi part timer di kampus, Alhamdulillah keterima. Senengnya minta ampun saya waktu itu saking gamau banyak waktu kosong dirumah dan pengen banyak waktu diisi sama yang menghasilkan. 9 Februari 2017 hari pertama saya kerja. Dan Alhamdulillah, dapet teman-teman baru dan senior yang seru. Ah cerita tentang kerjaan saya yang ini nanti aja di postingan saya berikutnya haha.

Maret 2017

Suatu pagi di bulan Maret, seperti biasa saya berangkat kerja ke kampus pakai ojek online. (Postingan saya yang lalu juga ada tentang ini, ini dia cerita lengkapnya hehe) Dan dapet bapak-bapak yang biasa pick up saya. Saya pamit berangkat sama orang tua saya, di perjalanan belum jauh dari rumah, saya jatoh dari motor, bapaknya tumbenan bawa motor lagi gak seimbang, waktu itu lagi dijalur yang rusak juga dan berkubang karena malemnya abis ujan. Alhamdulillah saya gak luka parah. Tapi akhirnya saya bilang bapaknya kalau saya pulang ke rumah aja, karena baju saya kotor banget. Saya izin kan sama senior saya kalau saya gak bisa masuk kerja. My mom take care of me, obatin luka-luka di tangan, olesin punggung saya pake minyak karena kaget kebentur jalanan kan.

Di hari itu juga, siangnya, saya dapet kabar kalau pengumuman proposal skripsi udah bisa di liat. Degdegan-nya minta ampun. Diam-diam saya buka sambil basmallah, baca sholawat. And... jengjet. PROPOSAL SAYA DITERIMA, artinya saya bisa lewat jalur skripsi! Saya langsung teriak, "Alhamdulillah yaa Allah". Nangis iya, lemes gak bisa berdiri. Mama saya kaget kenapa saya teriak, pas saya jelasin dia ikutan seneng, meluk saya. Setelah itu saya langsung sadar kalau ini bukan akhir, tapi awal.

April - Agustus 2017

Saya gak inget mendetail apa yang terjadi dari awal-akhir, yang jelas banyak drama ahahaha. Yang saya inget disini saya lagi pusing-pusingnya ngerjain skripsi, sempet pusing karena ngeliat temen-temen udh ada yang acc, sidang dan saya terus mempertanyakan kapan saya kelar. Saya sempet udah bab 4 tapi akhirnya harus nambah objek, ngurangin ini, nambah itu. Bukan karena di persulit dospem, tapi memang karena keperluan skripsi saya. Alhamdulillah saya dapet dospem yang super baikkk, bu Ida. Salah satunya yang satu inget, suatu waktu beliau telf saya tanya saya bisa bimbingan gak hari itu, saya lagi kerja dan saya langsung izin belain ketemu beliau saking pengen cepet kelarnya. Bu Ida nyempetin waktu buat saya bimbingan padahal dia lagi ke gerai ponsel lagi service nomernya. Saya bimbingan di tempat makan dekat gerai tsb hahaha Kamis siang bolong! Saya inget banget. Lupa tanggal berapa. Singkat cerita, tepat tanggal 21 Agustus 2017, akhirnya saya dapet acc! Alhamdulillah, Alhamdulillah.... Terus saya daftar sidang dan dapet tanggal 5 September 2017.

September 2017

Menyiapkan berkas, diri, dan mental. Yap. Degdegan minta ampun. Pagi subuh itu tanggal 5 September 2017, yang pasti minta restu orang tua. Hari itu saya dianter papa ke tempat sidang. Sepanjang jalan sholawat, istigfar, bismillah. Ada rasa takut, takut hasilnya mengecewakan orang tua saya.

Saya keinget di momen yang hampir sama, saya  mau ujian mandiri masuk ke sebuah PTN, sama, dianter papa. Abis nurunin saya, dia nyemangatin saya, bilang saya pasti bisa. Tapi ternyata waktu itu takdir berkata lain, jalan saya bukan di PTN tsb. Disitu saya ngerasa udah mengecewakan orang tua saya untuk kesekian kalinya. Dan saya gak mau hari itu terulang lagi.

Sembari nunggu giliran saya, saya baca bismillah, sholawat, istigfar, ayat kursi, kata mama saya itu ampuh jadi penenang diri saya. Sampai lah di giliran saya, Alhamdulillah di permudah dan di perlancar, sama sekali tidak di persulit di dalam ruang sidang. Tinggal harap cemas nunggu pengumuman. Mama saya sebenernya waktu itu minta di video call waktu pengumuman, tapi akhirnya saya matiin karena suaranya ke loudspeaker, ngeri kedengeran sama bapak ibu dosennya kan wkwk. Dan tiba saat pengumuman.... Saya rekam aja suaranya. Alhamdulillah, saya lulus! Campur aduk perasaan waktu itu. Setelah foto-foto celebration brg temen-temen, saya langsung pulang naik ojek online dan di tengah jalan tbtb gerimis, padahal sambil bawa-bawaan hadiah yang dibawain sama temen-temen yang udh sempet dtg, kebayang ribetnya kan kmrn, tapi gimana lagi karena saking udah capeknya dan pengen cepet-cepet sampe rumah dan kebayang kalau naik taksi online bakal kena macet dijalan. Sepanjang jalan serasa masih ga percaya tapi sambil bersyukur, waktu cepat berlalu banget dan saya udah lulus aja haha. Ohya waktu itu saya pulang ke rumah eyang karena orang tua saya lagi disana. Well, sesampainya di tkp, disambut pelukan hangat dari seisi rumah hehe. Setelah sidang terbitlah revisi hahaha. Alhamdulillah revisi ga bikin ribet, bu Ida juga selalu terbuka meluangkan waktunya buat membantu anak bimbingannya ini. Unforgetable sih, bersyukur Alhamdulillah.

Oktober 2017

Di bulan ini saya wisuda. Sebelumnya saya usaha ngumpulin uang saking pengennya biayain semuanya pake uang saya sendiri. Biasa, orderan gambar hehe + tambahan dari hasil part time di kampus. Alhamdulillah berhasil terkumpul dan saya bisa beli keperluan untuk wisuda saya pakai jerih payah gue sendiri. Sehari sebelum hari H, malamnya ada aja hal yang tiba-tiba aja kejadian dan akhirnya saya nangis sembab ahahaha. Saya akalin deh abis nangis itu gak langsung tidur dulu, karena takut matanya bengkak banget nanti. Dan tibalah keesokan harinya tgl 22 Oktober 2017 hari wisuda, mata saya masih rada sembab sedikit tp berhasil di cover sama makeup, the power of makeup yeaa! JCC penuh sangat. Rata-rata yang wisuda 1 yang anter sekampung. Waktu itu saya wisuda yang dateng cuma mama papa sih, adek-adek saya dirumah. Yah alhamdulillah tapi akhirnya saya resmi lulus. Dan Welcome to The Jungle!

November 2017

Ini masa-masa struggle buat cari kerja. Ohya salah satunya yang jadi kenangan, saya dpt panggilan di sebuat KAP dg posisi sbg Junior Auditor. Auditor, cita-cita saya. Setelah ikut tahapan tesnya, dan sampai tahap regulasi, besoknya saya dapat kabar kalau saya lolos. Terima kabar itu saya sebenernya seneng, disisi lain sedih karena di tahap regulasi itu ada satu hal yang menurut firasat saya, orang tua saya gak akan ngerestuin, yaitu tahan ijazah. Akhirnya dg berat hati saya gak ambil posisi di KAP tersebut. Sedih? Iya. Menyesal? Tidak. Karena insya Allah saya yakin, ridho orang tua itu penting, percuma saya ngejalanin suatu hal tapi gak dapat ridho orang tua, jalannya gak akan lancar, gak dapet ridho juga dari Allah, kan ridho Allah ridho-nya orang tua hehe. Intinya semangat terus shayyy! Insya Allah nanti akan dapat yang lebih baik lagi kok ;)

Desember 2017

Bulan terakhir di tahun 2017. Banyak hal juga yang kejadian di bulan ini tapi saya gak begitu inget. Yang pasti saya masih usaha terus di tengah lautan para jobseeker haha.

---------

Akhir cerita... Tahun 2017 ini banyak memberi saya pelajaran tentang artinya berjuang, tidak mudah menyerah, ikhlas, sabar, optimis, selalu positif, prioritas, manage time, tanggung jawab, dan selalu berprasangka baik sama apapun, siapapun dan terutama sama Allah. Yakin, selalu sabar, ikhtiar dan tawakkal, di depan sana ada hal yang baik yang tidak di sangka-sangka menanti kita. ALLAH IS THE BEST OF PLANNERS. Pertolongan Allah itu dimana-mana, kapan pun gak kenal waktu. Atstsiqoh Billah, percaya sama Allah, yakin sama Allah. Yuk, sama-sama jadi pribadi yang lebih baik lagi setiap waktunya, karena semua butuh proses.

Tuesday, December 26, 2017

A Letter to My Beloved, Mom.

Magnificence

Once I thought, she is so impatient, grumpy.
She isn't like the others.
Things are left unsaid that time,
I guess.

She is precious.
Everything she does just wants me to be a good person.

I don't know how many times I've said to myself like,
"I will try my best for her"
"I will make her proud of me"
"I will make her happier than this"
Blablabla.

But the reality is... Ah, never mind.

Although we have fought and argued.
No matter what we go through.
In the end, she always be my 'home'.

Mom,
I know I'm not good enough to show you what I feel inside.
How grateful I am of everything you've done for me.
How grateful I am to have you in my life.

Mom, it's true.
You are not like a lot of the mothers out there.
You are unique and I'm glad to be yours.
You are such a beautiful magnificent.

Mom, please,
Never stop praying for me to be a better person.
I beg...

My greatest wish for you, Mom, 
is always see a smile on your face
and feel the happiness in your heart.
Just as simple as that.


12/22/2017
From my deepest heart with love,
Your lazy, annoying, hard-headed daughter.

Wednesday, April 12, 2017

Perbedaan SAK Negara Indonesia dengan Negara Republik CEKO, Australia, Taiwan dan Meksiko

Kelas 4EB11

Anggota Kelompok :

Syifa Fauziah (28213764)
Safira Hanifah (28213187)
Rizqi Fauziah (28213021)
Lufi Indri Hapsari (25213043)

1.1. SAK Negara Indonesia

Penerapan sistem akuntansi pemerintahan dari suatu negara akan sangat bergantung kepada peraturan perundang-undangan yang berlaku pada negara yang bersangkutan. Ciri-ciri terpenting atau persyaratan dari sistem akuntansi pemerintah menurut PBB dalam bukunya A Manual for Government Accounting, antara lain disebutkan bahwa:
  1. Sistem akuntansi pemerintah harus dirancang sesuai dengan konstitusi dan peraturan perundang-undangan yang berlaku pada suatu negara.
  2. Sistem akuntansi pemerintah harus dapat menyediakan informasi yang akuntabel dan auditabel (artinya dapat dipertanggungjawabkan dan diaudit).
  3. Sistem akuntansi pemerintah harus mampu menyediakan informasi keuangan yang diperlukan untuk penyusunan rencana/program dan evaluasi pelaksanaan secara fisik dan keuangan.
Sistem Akuntansi Pemerintah Pusat (SAPP) adalah sistem akuntansi yang mengolah semua transaksi keuangan, aset, kewajiban, dan ekuitas dana pemerintah pusat, yang menghasilkan informasi akuntansi dan laporan keuangan yang tepat waktu dengan mutu yang dapat diandalkan, baik yang diperlukan oleh badan-badan di luar pemerintah pusat seperti DPR, maupun oleh berbagai tingkat manajemen pada pemerintah pusat.

Pelaporan Keuangan Laporan keuangan berikut ini:
  • Neraca
  • Laporan laba rugi komprehensif
  • Laporan perubahan ekuitas
  • Laporan perubahan posisi keuangan yang dapat disajikan berupa laporan arus kas atau laporan arus dana
  • Catatan dan laporan lain serta materi penjelasan yang merupakan bagian integral dari laporan keuangan
1.2. SAK Negara Republik Ceko

Undang-undang dan praktik akuntansi Republik Ceko lebih menyesuaikan dengan standar Barat yang menggambarkan prinsip-prinsip yang ditanamkan dalam European Union Directives.

Regulasi dan Pelaksanaan Akuntansi:
  • Accountancy Act: menentukan persyaratan untuk akuntansi.
  • Fourth and Sevent Directives dari Uni Eropa: menetapkan penggunaan daftar perkiraan untuk pembukuan catatn dan penyusunan laporan keuangan.
  • Czech Securities Commission: bertanggung jawab mengawasi dan memantau pasar modal.
  • Act on Auditors: Mengatur proses audit.
  • Chamber of Auditors: mengawasi pendaftaran, pendidikan, pengujian dan menertibkan auditor, penyusunan standar audit dan regulasi praktik audit seperti format laporan audit.
Laporan Keuangan harus bersifat komparatif, terdiri atas:
  1. Neraca
  2. Akun keuntungan dan kerugian (Laporan Laba Rugi)
  3. Catatan
Pengukuran Akuntansi :
  • Metode Akuisisi (pembelian)
  • Goodwill dikapitalisasi atau diamortisasi.
  • Aset berwujud dan tidak berwujud dinilai berdasarkan biaya.
  • Persediaan dinilai pada biaya rendah (FIFO) atau metode rata-rata.
  • Biaya riset dan pengembangan dikapitalisasi.
  • Pajak penghasilan yang ditangguhkan diberikan sepenuhnya untuk semua selisih sementara.
1.3. SAK Negara Australia

Australian Accounting Standards Board (AASB) adalah lembaga pemerintah Australia yang mengembangkan dan memelihara standar pelaporan keuangan yang berlaku untuk entitas di sektor swasta dan publik dari ekonomi Australia.

AASB mempunyai tanggung jawab untuk membuat standar baik sektor publik maupun sektor pribadi dan bebas untuk mencari tim dan staf. The AASB menggunakan kerangka kerja konseptual, yang meliputi Laporan Akuntansi Konsep (SAC 1 Definisi Pelapor dan SAC 2 Tujuan Tujuan Umum Pelaporan Keuangan) yang dikembangkan oleh mantan AASB dan Sektor Publik Dewan Standar Akuntansi (PSASB), untuk mengevaluasi usulan standar akuntansi.

Berdasarkan Corporations Act 2001 Australia, banyak entitas harus menerapkan Standar Akuntansi Australia ketika menyiapkan laporan keuangan mereka. Beberapa entitas sektor publik wajib menerapkan Standar Akuntansi Australia dengan salah satu undang-undang Persemakmuran, negara bagian atau wilayah, melalui petunjuk khusus untuk pembuat atau pelaporan kerangka kerja yang ditetapkan pedoman atau peraturan.

Anggota CPA Australia, The Institute of Chartered Accountants di Australia dan National Institute Akuntan memiliki kewajiban profesional untuk mengambil semua langkah yang wajar dalam kekuasaan mereka untuk memastikan bahwa entitas dengan yang mereka terlibat sesuai dengan Standar Akuntansi Australia ketika mempersiapkan keuangan mereka untuk tujuan umum laporan.

Sejak tahun 2002, AASB mengadopsi Dewan Standar Akuntansi Internasional (IASB) untuk periode pelaporan keuangan yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2005.

Pada bulan Juli 2004, AASB mengadopsi sejumlah standar yang berlaku dari tahun 2005, termasuk:
  • Standar Akuntansi Australia yang mengadopsi Standar IASB
  • Standar AASB yang mendukung Standar Akuntansi Australia yang mengadopsi IASB
  • Standar AASB Lain yang berlaku untuk entitas jenis tertentu.
GAAP Australia dibuat untuk membantu pengguna antara lain, pemerintahan, auditor, pengguna, regulator, akademisi, dan mahasiswa. Dalam kesempatan kali ini penulis bermaksud menyajikan data yang didapat dari Kementerian Keuangan Australia mengenai standar akuntansi akrual

1.4. SAK Negara Taiwan

Taiwan memiliki perekonomian yang dinamis dengan penguranan tuntunan pemerintah atas investasi dan perdagangan luar negeri secara perlahan – lahan. Meskipun perusahaan Taiwan kebanyakan perusahaan kecil, namun Taiwan merupakan perekonomian terbesar ke -17 di dunia. Pengaruh Amerika Serikat kepada Taiwan dalam hal akuntansi juga kuat. Pelaporan keuangan auditing dan aspek – aspek lain akuntansi di Taiwan mirip dengan yang ditemui di Amerika Serikat. Namun kini telah mulai melangkah untuk menyatu dengan IAS / IFRS.

Regulasi dan Penegakan Aturan Akuntansi Hukum akuntansi komersial yang diamandemen pada tahun 1987, mengatur catatan akuntansi dan laporan keuangan di Taiwan. Hukum ini berlaku bagi perusahaan – perusahaan yang didirikan berdasarkan hukum perusahaan dan aturan bisnis kecuali untuk persekutuan kecil atau perusahaan perseorangan. Hukum tersebut menetapkan bahwa catatan akuntansi harus disimpan dan mengatur bentuk provisi dasar laporan keuangan, catatan dan pengungkapan lainnya. Standar akuntansi ditetapkan oleh komite standar akuntansi keuangan dari lembaga pengembangan dan penelitian akuntansi untuk meningkatkan level studi akuntansi, memajukan perkembangan standar akuntansi dan auditing serta membantu perusahaan industry dan komersial untuk memperbaiki sistem akuntansinya. FASC yang didirikan pada tahun 1984 mengikuti proses pemeriksaan yang sama dengan FASC AS. Sebelum mengeluarkan standar FASB menyusun draft sementara, meminta opini dari pihak – pihak terkait, menyelenggarakan dengan pendapat umum jika diperlukan, dan menyusun revisi draft semetara.

Pelaporan Keuangan Hukum akuntansi komersil mewajibkan laporan keuangan berikut ini:
  • Neraca
  • Laporan Laba Rugi
  • Laporan Perubahan Ekuitas Pemilik
  • Laporan Arus Kas
  • Catatan
Catatan harus mengungkapkan informasi berikut ini :
  • Ringkasan kebijakan akuntansi yang signifikan.
  • Alasan – alasan perubahan atas kebijakan akuntansi dan pengaruhya terhadap laporan keuangan.
  • Hak kreditor terhadap aktiva tertentu.
  • Komitmen dan kewajiban kontijensi yang berjumlah material.
  • Pembatasan dan pembagian laba.
  • Peristiwa penting yang berkaitan dengan ekuitas pemilik.
  • Peristiwa setelah tanggal neraca yang penting.
  • Pos – pos lain yang memerlukan penjelasan untuk menghindari kesan kesalahpahaman atau yang memerlukan klarifikasi untuk membantu dalam menyajikan laporan keuangan secara wajar. Selain hal diatas laporan keuangan harus komparatif dan periode fiscal haruslah tahun kalender. Laporan keuangan yang diaudit oleh CPA diwajibkan untuk perusahaan milik publik / bukan public yang lebih besar. Perusahaan yang dijalankan oleh pemerintah diaudit oleh pemerintah dan perusahaan yang sahamnya tercatat pada bursa efek harus memberikan laporan keuangan tengah tahun, laporan keuangan kuartalan yang direview oleh CPA dan laporan penjualan tahunan.
Pengukuran Akuntansi :
  • Laporan keuangan konsolidasi diwajibkan ketika sebuah perusahaan mengendalikan entitas lain, umumnya dengan kepemilikan lebih dari 50 persen.
  • Metode pembelian diwajibkan untuk penggabungan usaha.
  • Metode penyatuan kepemilikan tidak digunakan.
  • Aktiva dialihkan berdasarkan nilai bukunya meskipun dapat disesuaikan karena nilai pasar yang lebih tinggi.
  • Goodwill umumnya dikapitalisasi dan diamortisasikan selama paling lama 20 tahun.
  • Metode ekuitas digunakan apabila terdapat kepemilikan di perusahaan lain sebesar 20% atau lebih.
  • Translasi mata uang asing konsisten dengan Standar Akuntansi Internasional 21 dan SFAS AS No. 52.
  • Neraca perusahaan asing yang independen dari induk perusahaannya ditranslasikan berdasarkan kurs akhir tahun dan laporan laba rugi ditranslasikan berdasarkan kurs rata – rata.
  • Aktiva tetap termasuk tanah dan SDA dan aktiva tidak berwujud dapat direvaluasi.
  • Persediaan dinilai sebesar yang lebih rendah anatara biaya perolehan atau nilai pasar dan metode FIFO, LIFO dan rata – rata tertimbang merupakan asumsi arus biaya yang diperbolehkan.
1.5. SAK Negara Meksiko

Meksiko merupakan negara dengan penduduk terbanyak di dunia dan negara dengan penduduk terbanyak kedua di Amerika Latin. Meksiko memiliki perekonomian pasar bebas. Perusahaan yang dimiliki atau yang dikendalikan pemerintah mendominasi perminyakan dan sarana umum. Melalui Perjanjian Perdagangan Bebas di Amerika Utara menjadikan meksiko sebagai negara dengan perekonomian kesembilan terbesar di dunia.

Pengaruh AS atas perekonomian Meksiko meluas ke bidang akuntansi. Banyak pemimpin – pemimpin profesi Meksiko terdahulu tumbuh pada “akuntansi amerika” yang digunakan secara luas dalam pendidikan akuntansi dan sebagai tuntunan terhadap masalah – masalah akuntansi. NAFTA mempercepat suatu tren yang mengarah kepada kerja sama yang lebih dekat dengan organisasi akuntansi professional di Meksiko.

- Pengaturan dan Penegakan Aturan Akuntansi

Hukum komersial Meksiko dan hukum pajak penghasilan berisi ketentuan – ketentuan mengenai pembuatan ringkasan catatan akuntansi tertentu dan penyusunan laporan keuangan, namun pengaruh keduanya terhadap pelaporan keuangan secara umum terbilang minimal. Institut Akuntan Publik Meksiko menerbitkan standar akuntansi dan auditing. Standar akuntansi dikembangkan oleh Komisi Prinsip Akuntansi sedangkan auditing merupakan tanggung jawab.

- Komisi Prosedur dan Standar Auditing

Meskipun hukumnya didasarkan pada hukum sipil, penetapan standar akuntansi di meksiko menggunakan pendekatan Inggris – Amerika atau Anglo Saxon. Proses penetapan standar dikembangkan dengan baik. Prinsip akuntansi meksiko tidak membedakan perusahaan besar dan kecil dan diterapkan untuk seluruh bentuk badan usaha. Namun tingkat keharusan untuk menyusun laporan keuangan dan diaudit berbeda – beda menurut jenis dan ukuran perusahaan.

- Pelaporan Keuangan

Tahun fiskal perusahaan Meksiko harus bersamaan dengan tahun kalender. Laporan keuangan konsolidasi komparatif harus disusun terdiri dari neraca, laporan laba rugi, laporan perubahan ekuitas pemegang saham, laporan perubahan posisi keuangan dan catatan. Catatan merupakan bagian integral laporan keuangan dan mencakup berikut ini :
  • Kebijakan akuntansi perusahaan
  • Kontijensi dalam jumlah material
  • Komitmen pembelian aktiva dalam jumlah besar atau berdasarkan kontrak sewa guna usaha
  • Detail utang jangka panjang dan kewajiban dalam mata uang asing
  • Pembatasan terhadap dividen
  • Jaminan
  • Program pensiun karyawan
  • Transaksi dengan pihak berhubungan istimewa
  • Pajak penghasilan
- Pengukuran Akuntansi
  • Laporan keuangan konsolidasi diharuskan
  • Laporan arus kas diharuskan
  • Penggabungan usaha menggunakan metode pembelian dan penyatuan
  • Goodwill dikapitalisasikan dan diamortisasikan maksimum 20 tahun
  • Perusahaan afiliasi yang dimiliki sebesar 20 sampai 50 persen dihitung menggunakan metode ekuitas
  • Penilaian aktiva berdasarkan daya beli konstan
  • Depresiasi dihitung berdasarkan ekonomi
  • Penilaian persediaan dengan menggunakan metode LIFO dapat diterima
  • Sewa guna usaha pembiayaan dikapitalisasi
  • Pajak tangguhannya diakui
Sumber :

Tuesday, March 28, 2017

Gampang Trauma?

Belum lama ini gue dapat musibah jatuh dari motor (ojek online). Waktu itu lagi pake rok panjang jadi mengharuskan gue untuk duduk miring. Awalnya gue gabisa duduk miring gitu karena ngeri ya, terus pegel, tapi berhubung rok gue belakangnya sobek mulu gara-gara gue duduk kayak biasa kalau naik motor *that's why I hate wearing skirt*. Okay, back to the topic. Gue order kan itu ojek online-nya dan dapet bapak-bapak yang sering ngangkut gue juga, ramah. Pas ngelewatin jalanan rusak (belum jauh dari rumah), mungkin bapaknya kurang seimbang jadinya oleng, dan... Gue jatuh ke belakang, karena dia jatuh ke sebelah kanan. Disitu gue kaget banget dan nyangga badan gue pake sikut. Gue langsung bangun terus cuma bisa diem sambil bersyukur "Alhamdulillah yaa Allah, hamba ga kenapa-kenapa. Alhamdulillah jalanan ga begitu rame dan di belakang hamba gaada kendaraan lain. Kalau ada, mungkin hamba bukan cuma luka ditangan, tapi bisa jadi ngalamin yang lebih parah lagi". Kemudian gue ngebayangin yang enggak-enggak (astaghfirullah). Gue tau kalau bapak ojek online-nya ngerasa gaenak hati sama gue karena dia ceroboh. Dia tanya gue mau lanjut ke kampus atau pulang dulu ganti baju, karena baju gue kotor banget gara-gara jatuhnya ke bekas kubangan air (malemnya abis ujan). Gue jawab gue mau pulang aja dan gajadi ke kampus. Pas sampe rumah bapaknya minta maaf dan bilang gue gausah bayar. Terus gue jawab iya pak sambil sedikit senyum ga ngomong apa-apa lagi dan gabisa marah juga karena gue pikir bapaknya kan ga sengaja. Sampai rumah, baru buka pager, ternyata papa gue belum berangkat kerja, dia lagi nyiram tanaman dan langsung kaget liat gue pulang dengan baju kotor. Gue sontak langsung nangis. Gue masuk ke dalem rumah, ketemu mama gue. Gue makin nangis sambil gue ceritain kejadiannya. Disitu gue ngerasa kayak bayi yang kolok minta di perhatiin sama mama papa gue tanpa gue harus ngomong kalau mau di perhatiin gitu. Mama gue obatin tangan gue yang luka, papa gue ga ngelakuin apa-apa, cuma ngomong "Astaghfirullah, yaudah kamu obatin lukanya terus ganti bajunya kotor itu", tapi gue bisa liat waktu itu tatapan matanya khawatir sama gue. Sejak itu, gue jadi takut kalau diboncengin naik motor, sama siapapun. Jadi suka halu kalau gue bakal jatuh dari motor lah, dijalan rusak gue langsung ancang-ancang pegangan lebih erat lagi ke orang yang nyupir / ke besi motor bagian belakang (kalau yang nyupir orang lain), lebih aware. Gapernah tenang kalau naik motor tuh sekarang, kecuali kalau gue yang bawa sendiri.

Gue jadi inget, dulu gue belum pernah sama sekali ngeliat ondel-ondel. Terus ada ondel-ondel gede yang dateng ke toko gue. Waktu itu orang tua gue masih buka toko ATK gitu dan ada orang yang ngebantu buat ngejagain. Nah orang itu manggil gue kan ke dalem rumah, gue gamau tapi gue tetep di paksa ditarik-tarik terus di gendong buat di liatin ondel-ondel. Gue masih inget banget itu ondel-ondel rambut hijau, gede lah gitu, serem. Gue nangis kejer. Sejak itu gue gasuka sama ondel-ondel, mau yang gede atau kecil yang wujudnya cuma orang pake daster terus di topengin, menurut gue SAMA AJA. Denger suara musik ala-ala ondel-ondel sedikit aja, gue bisa lari dan langsung ngumpet. Mau suaranya sekecil apapun dan jarak mereka masih 1 km, kuping gue bisa deteksi *anjas kayak radar gitu*.

Ambulance. Gue gatau sebenernya gara-gara apa. Tapi mungkin karena ini kali ya dan kayaknya ini kesalahan dari diri gue sendiri. Awalnya waktu itu Alm. abah gue (bapaknya mama gue) meninggal. Untuk pertama kalinya gue ngeliat langsung kondisi sekitar tempat orang yang berduka. Gue liat disana banyak mobil, termasuk ambulance. Waktu sirine-nya bunyi, gue geregetan sendiri bareng sepupu gue, kita main cepet-cepetan masuk mobil jangan sampe keduluan di lewatin sama ambulance. Udah simple, karena gitu doang gue jadi phobia-nya minta ampun sama ini kendaraan. Gue jadi inget lagi naik angkot pas pulang sekolah, tiba-tiba denger suara sirine dan gue langsung gelisahnya minta ampun sampe-sampe gue ngerunduk ke bawah jendela angkot sambil tutup kuping biar gue ga ngedenger suara sirine-nya dan berharap ambulance gabisa ngeliat gue atau lebih tepatnya gue yang gabisa ngeliat mereka. Gue bener-bener ga peduli waktu itu banyak orang di dalem angkot. Pernah juga waktu itu lagi jalan baru turun dari angkot mau nyari angkot berikutnya bareng temen gue, tiba-tiba gue denger bunyi sirine padahal itu kecil banget, yaa masih jauh lah ya itu mobil, temen gue ga denger apa-apa tapi gue bisa denger, tanpa pikir panjang gue langsung cari tempat ngumpet sambil tutup kuping dan masuk ke pekarangan rumah orang dan ngumpet di balik jemuran orang. Jangankan denger sirine-nya, cuma liat ambulance yang lagi parkir aja gue udah takut. Phobia ambulance ini masih parah bertahan sampe gue SMA. Sampe-sampe gue dikenal senior gara-gara ini karena mereka pernah liat gue ketakutannya minta ampun sama mobil ini. 

Tapi sekarang gue udah ga se-phobia itu sama ambulance. Paling cuma tutup kuping sambil merem dikit doang ga sampe lari kayak dulu. Karena gue pengen sembuh, jd gue paksain berani waktu itu pas lagi di rumah sakit, gue berusaha jalan ngedeketin ambulance yang lagi parkir. Setelah itu yaudah, amat sangat lumayan sembuh. Yaa Allah, kalau inget masa itu tuh gue mikir kok gue kayak orang stress ya takut sama hal yang sebenernya aneh buat ditakutin.

Dan gampang trauma ini bukan cuma pada 3 hal di atas, ternyata sampe berpengaruh juga sama kisah pribadi gue. Karena beberapa hal pahit di masa lalu *aish* wkwk, ditambah lagi gue perhatiin sekeliling gue mulai dari ruang lingkup yang kecil sampai besar, sekarang rasa takut gue akan jatuh ke lubang yang sama jadi amat sangat besar, yang dampaknya membuat gue jadi sosok yang sangat hati-hati dalam memilih. Bahkan gue sempet bilang ke diri gue sendiri kalau gue gamau mulai melangkah lagi, tapi setelahnya gue bangkit dan ngapus perkataan itu. Gue sadar, masa lalu ga patut ngerusak masa depan gue, gue berhak memilih langkah dan ngewujud-in apa yang gue mau. Jadiin masa lalu sebagai pelajaran biar ga terulang lagi dan gue bisa dapetin yang lebih baik lagi, as long as I worth it.

Yap, trauma itu sebenernya bagian dari gangguan kejiwaan ya hahaha. Kalau phobia itu takut sama hal yang ga masuk akal. Gue rasa kedua hal ini berhubungan. Jadi cara menyembuhkannya menurut apa yang pernah gue alamin sih deketin aja hal yang membuat lo takut, lawan rasa takut lo. Tapi yang terpenting diri lo sendiri punya keinginan kuat buat sembuh. 

I think it's enough for today and see ya'!

Monday, March 13, 2017

Perbandingan Deskriptif Sistem Akuntansi Negara ASEAN

#Tugas Softskill 1
Safira Hanifah (28213187) - 4EB11

Akuntansi adalah suatu proses mencatat, mengklasifikasi, meringkas, mengolah dan menyajikan data, transaksi serta kejadian yang berhubungan dengan keuangan sehingga dapat digunakan oleh orang yang menggunakannya dengan mudah dimengerti untuk pengambilan suatu keputusan serta tujuan lainnya. Sedangkan, sistem akuntansi adalah metode yang dibuat untuk memberikan informasi keuangan yang dibutuhkan oleh manajemen sebuah perusahaan guna memudahkan pengelolaan perusahaan agar terciptanya suatu efisiensi dan efektifitas.

Disetiap negara tentu memiliki standar maupun sistem akuntansi yang berbeda. Hal tersebut dapat dilihat dari perbedaan falsafah di masing-masing negara seperti, kondisi ekonomi, sosial, budaya, politik, hukum, serta pertahanan dan keamanan di masing-masing negara tersebut. Berikut ini sistem akuntansi pada negara-negara ASEAN:

1. INDONESIA

Sistem akuntansi di Indonesia diatur melalui Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) yang disusun oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan (DSAK). Sistem ini diadopsi dari standar keuangan yang dibuat oleh International Accounting Standards Board (IASB). (Prihadi; 2012)

Semakin banyak perusahaan asing yang berada di indonesia, serta semakin banyak kegiatan ekspor dan impor, menyebabkan sistem yang ada di PSAK saat ini mengalami konvergensi. Konvergensi dilakukan agar sistem akuntansi yang ada di Indonesia sama dengan sistem akuntansi yang digunakan oleh negara lain.

Saat ini, Indonesia mulai menerapkan International Financial reporting standards (IFRS) dalam pencatatan laporan keuangan. IFRS menjadi acuan utama dalam konvergensi pelaporan keuangan global. Negara maju dan Negara berkembang juga menerapkan IFRS dalam sistem pencatatan laporan keuangan. Sehingga sistem pencatatan laporan keuangan di Indonesia akan sama dengan negara lain, dan ini juga akan mempermudah perusahaan asing yang ada di Indonesia dalam mencatat laporan keuangannya.

2. SINGAPURA

Di Singapura, standar akuntansi dikenal sebagai Singapore Pelaporan Standar Akuntansi Keuangan (SFR) dan didasarkan pada IFRS. Semua perusahaan dengan periode keuangan yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2003 memiliki mematuhi SFRs.

Akrual berbasis akuntansi adalah salah satu pelaku utama dari standar akuntansi Singapura. Laporan keuangan disusun atas dasar akrual. Di bawah dasar ini, pengaruh transaksi dan peristiwa lainnya diakui ketika mereka terjadi (dan bukan sebagai kas atau setara kas diterima atau dibayar) dan mereka dicatat dalam catatan akuntansi dan dilaporkan dalam laporan keuangan periode yang berhubungan . Laporan keuangan yang disusun atas dasar akrual menginformasikan pengguna tidak hanya transaksi masa lalu yang melibatkan pembayaran dan penerimaan kas tetapi juga kewajiban untuk membayar tunai di masa depan dan sumber daya yang merupakan kas yang akan diterima di masa depan.  Secara keseluruhan standar akuntansi di Singapura mengandung sekitar 39 standar yang berbeda dengan masing-masing dinamakan sebagai standar FRS X misalnya FRS 1. Setiap standar mencakup topik tertentu seperti penyajian laporan keuangan, pengakuan pendapatan, akuntansi untuk persediaan, dan sebagainya.

3. THAILAND

Thailand adalah salah satu negara di Asia Tenggara yang berhasil menghindari penjajahan. Tetapi sistem akuntansi di negara ini menghargai transparansi dan kebutuhan informasi investor, mirip dengan negara Anglo-Amerika. Setelah krisis keuangan tahun 1997. Thailand menerapkan reformasi untuk meningkatkan kerjasama pemerintah dan meningkatkan investasi untuk kompetisi. Perekonomian Thailand pulih dengan cepat dan mengalami pertumbuhan yang bagus. Tingkat kemiskinan juga menurun sebagai akibat dari penguatan ekonomi.

Standar akun dikeluarkan oleh ICAAT, yang didirikan pada tahun 1948. tetapi, standar akuntansi Thailand harus disetujui oleh menteri keuangan dan ditempatkan secara hukum sebelum perusahaan menggunakan mereka. Sekarang ICAAT telah mengadopsi 21 dari seluruh standar IAS.

Komisi bursa saham Thailand mensyaratkan bahwa semua perusahaan yang mendaftarkan diri pada SET (bursa saham Thailand) harus diaudit oleh auditor eksternal dan independen. Lebih jauh lagi perusahaan yang ingin mendaftarkan diri dalam bursa harus memenuhi beberapa persyaratan yang dibutuhkan oleh investor. Sebagai tambahan , ini sudah diputuskan bahwa pengawasan perusahaan yang sudah masuk ke dalam bursa saham yang dulunya dilakukan oleh menteri keuangan sekarang di pindahkan ke Thailand SEC yang mana akan menghasilkan peraturan organisasi dan penekanan hukum ke perusahaan yang sudah terdaftar dalam busrsa saham.

Prinsip akuntansi yang berlaku umum di Thailand (Thai GAAP) didasarkan pada IASs dan SAK. Hanya beberapa Thai Standar Akuntansi (Tass) seperti akuntansi atas restrukturisasi kredit bermasalah, akuntansi untuk perusahaan investasi, hutang piutang dan utang buruk, dan pengakuan pendapatan untuk bisnis real estat berasal dari US GAAP relevan.

Federasi Profesi Akuntansi (TPI) berencana untuk mengadopsi sepenuhnya SAK sebagai GAAP Thailand untuk perdagangan aktif lima puluh perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Thailand (SET 50) pada tahun 2011. Setelah itu, adopsi penuh SAK oleh SET 100 yang direncanakan untuk 2013. Sisa dari perusahaan yang terdaftar dan perusahaan-perusahaan yang terdaftar di Pasar Investasi Alternatif (MAI) harus sepenuhnya mengadopsi SAK pada tahun 2015.

Para IASs dan SAK yang akan sepenuhnya diterapkan ke semua perusahaan yang terdaftar sebagaimana dimaksud adalah yang diterbitkan dalam volume terikat pertama 2009 (IFRS 2008). Bagi perusahaan publik tidak terdaftar, TPI berencana untuk menerbitkan Tass dan TFRSs yang setara dengan IASs dan 2006 SAK versi (IFRS 2006) untuk diterapkan di 2011. Namun, FAP dapat mengeluarkan pemberitahuan untuk memberikan pengecualian untuk beberapa Tass dan TFRSs yang terlalu sulit untuk diterapkan oleh perusahaan non-publik.

Thailand satu-satunya negara di Asia Tenggara yang tidak mengalami kolonisasi.  Sistem akuntansi yang berlaku menunjukkan nilai transparansi dan informasi yang dibutuhkan investor  seperti pada negara-negara Anglo-Amerika. Standar akuntansi di Thailand diterbitkan oleh Institut of Certified Accountants and Auditors of Thailand (ICAAT) yang didirikan tahun Accountants and Auditors of Thailand (ICAAT) yang didirikan tahun 1948. Namun harus mendapat persetujuan menteri perdagangan sebelum perusahaan diwajibkan memakainya. Sampai saat ini, ICAAT telah mengadopsi 21 dari standar IAS. Thailand SEC mewajibkan seluruh perusahaan yang tercatat di bursa Thailand untuk diaudit oleh Akuntan Publik.

4. BRUNEI DARUSSALAM

Brunei Darussalam  Accounting Standar  Council  (BDASC)  didirikan   pada tanggal 1 Agustus 2011 melalui penegakan Accounting Standar Orde (ASO) 2010. BDASC bertugas untuk mengeluarkan aplikasi standar akuntansi untuk perusahaan dan badan-badan lainnya yang ada di Brunei Darussalam. Kementerian Keuangan mengumumkan bahwa Yang Mulia Sultan Brunei Darussalam telah menyetujui untuk penegakan Standar Akuntansi Orde 2010.   Tujuan utama dari Accounting Standar Orde  adalah  untuk mengawasi praktek  dan profesi di  sector jasa akuntansi  oleh akuntan publik di Brunei, dan untuk memastikan bahwa akuntan publik mematuhi standard   dan   persyaratan prosedur   yang   ditentukan   dalam   kepentingan   publik. Langkah itu di ambil dalam menegakkan perintah Sultan Brunei yang juga telah menyetujui pembentukan komite, yaitu Komite Pemantau Akuntan Public yang akan bertanggung   jawab   untuk   mengawasi   Akuntan   Publik   dan   mengawasi   praktik akuntansi. 

Diharapkan bahwa Standar Akuntansi Orde 2010 di Brunei Darussalam akan membawa berbagai manfaat pada masyarakat. Termasuk meningkatkan transparansi dan konsistensi dalam penyusunan dan penyajian laporan keuangan oleh perusahaan komersial   untuk   memungkinkan   para   pemangku   kepentingan   untuk   melakukan evaluasi , sementara pada saat yang sama memenuhi persyaratan yang terkait.

5. MALAYSIA

Seperti Indonesia, sistem resmi Malaysia berasal dari Inggris. Seperti yang sudah diperkirakan, sistem akuntansi ini juga membidik untuk bertemu dengan informasi yang diperlukan oleh investor. The Malaysian Institute of Accounting (MIA) telah didirikan dibawah pengawasan regular perkumpulan profesi akuntan di Malaysia. Tapi, Malaysia merestrukturisasi sistem akuntansinya pada tahun 1997 dengan Financial Reporting Act, yang dibuat oleh Fiancial Reporting Foundation (FRF)/ Badan pelaporan keuangan dan  Malaysian Accounting Standart Board (MASB). FRF mengawasi pekerjaan MASB tetapi tidak terlibat dalam proses standarnya. MASB adalah badan independen yang di ciptakan untuk mengembangkan dan mengajukan standar akuntansi di Malaysia. Kerangka kerja baru ini dibuat dengan proses standar  yang representatif dengan pengguna, pembuat kebijakan, dan akuntan.

Perusahaan yang terdaftar di Malaysia diwajibkan untuk menyiapkan laporan keuangan wajib sesuai dengan standar akuntansi yang disetujui diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Malaysia (MASB). Perusahaan asing yang terdaftar di bursa saham di Malaysia dapat mempersiapkan laporan keuangan sesuai dengan standar akuntansi tertentu yang diakui secara internasional seperti SAK. MASB memiliki dua set standar akuntansi disetujui, yaitu:
  • MASB Disetujui Standar Akuntansi Entitas Selain Entitas Swasta - Standar Pelaporan Keuangan (FRSs); dan
  • MASB Disetujui Standar Akuntansi Entitas Swasta - Badan Standar Pelaporan Swasta (PERSs).

Pada tanggal 1 Agustus 2008, Yayasan Pelaporan Keuangan, yang mengawasi operasi MASB, dan MASB mengeluarkan pernyataan tentang rencana mereka untuk konvergensi penuh dari FRSs dengan SAK yang dikeluarkan oleh IASB 1 Januari 2012. Staf MASB telah mengeluarkan kalender usulan yang menyediakan waktu adopsi sementara dari SAK yang diterbitkan oleh IASB pada 19 Juni 2009. Entitas Swasta yang menerapkan PERSs akan terus melakukannya sampai waktu seperti ini, MASB memutuskan sebaliknya.

6. VIETNAM

Globalisasi membawa pengaruh mendasar pada pergerakan informasi dan perpindahan modal. Multi National Corporation (MNC) beroperasi di berbagai negara dengan berbagai macam standar pelaporan keuangan. Sementara itu dalam pengambilan keputusan investasi, investor memerlukan informasi ekonomi dari perusahaan terkait. IFRS (International Financial Reporting Standards) menjawab tantangan bagaimana pelaporan keuangan harus dilakukan. Arus besar dunia sekarang ini sedang menuju ke dalam satu standar pelaporan. Satu per satu negara di dunia saat ini mulai mengadopsi IFRS.

Di Vietnam, dalam menyusun standar akuntansinya telah mengadopsi IFRS. Standar akuntansi ini berlaku bagi semua jenis perusahaan termasuk perusahaan yang terdaftar di bursa. IFRS (International Financial Accounting Standard) adalah suatu upaya untuk mempekuat arsitektur keuangan global dan mencari solusi jangka panjang terhadap kurangnya transparansi informasi keuangan.

7. FILIPINA

Filipina Standar Pelaporan Keuangan Council (FRSC) telah bergerak menuju adopsi penuh SAK sejak tahun 2005. Perkembangan ini didukung oleh badan-badan Filipina pengatur seperti Professional Peraturan Komisi (RRC) dan Securities and Exchange Commission (SEC), yang membutuhkan penerapan standar internasional dalam penyusunan laporan keuangan oleh perusahaan Filipina. Setara Filipina SAK Filipina dikenal sebagai Standar Pelaporan Keuangan (PFRSs) dan Filipina Standar Akuntansi (PASS). The FRSC juga membentuk Komite Interpretasi Filipina (PIC) yang mengeluarkan petunjuk pelaksanaan di PFRSs. Untuk saat ini, FRSC telah menerbitkan setara Filipina untuk sebagian besar / SAK baru. Revisi yang berlaku efektif tahun 2009. Standar  Akuntansi Council (ASC) secara resmi diluncurkan oleh Direksi Filipina Institut Akuntan Publik (PICPA) pada tanggal 18 November 1981. Fungsi utama dari ASC adalah untuk membangun dan meningkatkan standar akuntansi yang akan berlaku umum di Filipina. Pada tahun 2006, ASC dilipat ke dalam Standar Pelaporan Keuangan Council (FRSC). Standar Filipina berlaku untuk semua entitas dengan akuntabilitas publik. Termasuk :
  • Entitas yang efeknya tercatat di pasar umum atau sedang dalam proses listing 
  • Semua lembaga keuangan termasuk bank, perusahaan asuransi, broker keamanan, dana pensiun, reksa dana, dan entitas perbankan investasi 
  • Utilitas umum 
  • Entitas yang signifikan secara ekonomi lainnya

Source:

Monday, January 23, 2017

Thousand Thoughts of a Thinker #1

I don't know from where to start, karena terlalu banyak yang saya pikirin sampe-sampe saya risih sendiri. Emang dasar saya orangnya pikiran, bukan berarti hal-hal kecil yang ga harus saya pikirin malah jadi pikiran, tapi emang yang menurut saya patut buat saya pikirin ya jadi kepikiran. Saya mau cerita sama orang juga gimana. Iya mereka ngedengerin saya, beberapa ada yang usaha jadi pendengar yang baik, coba memberi saran/solusi, tapi ga menuntaskan. Yaiya jelas, yang bisa menuntaskan masalah saya ya saya sendiri. Mau se-expert apapun orang itu ngasih solusi tapi kalau bukan karena kemauan keras dari diri saya sendiri ya ga akan tuntas itu masalah, it comes from within. I know it. Dan kalau orang itu bilang mereka ngerti apa yang saya rasain, sebenernya mereka ga benar-benar ngerti persis perasaan saya karena mereka bukan di posisi saya. But I appriciate it a lot! Bahkan ada juga yang setelah denger cerita saya, tanggapan mereka di luar ekspektasi saya. Okelah mereka punya pendapat sendiri yang beda sama saya, tapi setidaknya tell me in the right way. Bukannya "Ah lebay lo, Noy." "Yaelah, Noy, blablabla." dan tanggapan-tanggapan sejenis lainnya. Dan terlebihnya, mereka ngomong begitu pas lagi via chat. Yah saya sih masih tetep bales ke mereka biasa aja, tetap berusaha mengapresiasi mereka karena udah bersedia menanggapi cerita saya, karena bagaimanapun saya yang dateng, minta di dengerin sama mereka dan minta tanggapan mereka. Tapi sebenernya mah dalam hati saya gaenak banget. Udah deeh, sekali aja saya dapet tanggepan yang begitu, kedepannya saya udah males cerita lagi sama itu orang. Bukannya baperan, tapi mbok ya kalau mau bercanda atau gimana tuh pinter-pinter memposisikan diri. Orang kan lagi down, butuh orang yg bisa lift myself up. Kalau gitu caranya, saya bukannya makin tenang karena abis cerita, malah makin gondok. Mending saya telen sendiri, daripada saya digituin. Dan cara yang pasti paling terbaik sih yaa, cerita sama Allah :) Pasti hati rasanya selalu lebih tenang kalau udah cerita semuanya sama Dia. Okay, asli saya susah banget ngungkapin apa yang ada di otak saya sekarang di post saya kali ini. Gatau harus gimana dan mulai dari mana. Tapi saya bakal coba pelan-pelan, yapss.

Saya anak pertama dari lima bersaudara, cucu pertama dari keluarga papa, dan gatau cucu ke berapa dari keluarga mama saya (gatau saking banyaknya). As underlined, identitas saya sebagai yang pertama inilah, saya merasa kalau saya dituntut untuk bisa lebih baik dari adik-adik saya, karna saya tau kalau jadi yang tertua itu harus bisa jadi panutan. Saya juga pengen jadi kebanggaan mereka. Prestasi, prestasi, prestasi. Tapi saya gapernah dapet itu. Saya ngerasa otak saya pas-pasan, tapi orang tua saya bilang, "Kamu tuh sebenernya pinter kalau kamu rajin. Buktinya dulu sd kamu sering dapet peringkat 5 besar kok. Kamunya aja yang sekarang males-malesan." Emang iya waktu smp-kuliah saya ini ga pinter-pinter amat, biasa aja lah gitu, jadi prestasinya gini-gini aja, gaada yang bisa di banggain. Ga banyak orang yang ngerti dan benar-benar paham tentang perkembangan dan kemampuan setiap anak yang memiliki kadar yang berbeda-beda. Kebanyakan orang berspekulasi kalau takaran kebanggaan itu berdasarkan aspek akademiknya. Saya pikir keluarga saya termasuk dalam kebanyakan orang itu, mereka tau tentang perbedaan kemampuan setiap anak, tapi mereka ga benar-benar mengerti. Bukan, bukan orangtua saya, tapi yang lainnya. Mereka membanggakan anak yang lain ke teman-temannya di depan orang ini *point myself* (mereka ga sadar sama apa yang mereka lakuin), kadang kalau lagi begitu, saya suka merasa kecil, ga guna, gaada yang bisa di banggain dari saya di banding anak itu, Tapi pada akhirnya saya membesarkan hati saya sendiri, lagi dan lagi, Noy, Allah has the best plan for you, just be patient, usaha terus, jangan nyerah, jangan pernah ngeluh, jangan banyak omong. Buktiin ke mereka dengan hasil akhir kamu nanti. Bikin mereka bangga, Noy. Yang saya mau bukan beribu pujian atau di bangga-banggain buat memenuhi kepuasan diri saya sendiri, tapi cuma mau ngebuktiin kalau saya bisa jadi orang yang berguna, saya bisa memberi pengaruh baik yang besar buat mereka, physically or mentally. Saya cuma mau ngeliat mata mereka berbinar, senyum mereka merekah karena saya, karena apa yang saya lakuin. Just as simple as that.

Orang yang akan selalu saya ingat itu ada 2 jenis: Yang pernah membantu saya dan yang pernah meremehkan saya. Yang pernah membantu saya? Jelas, sedikit banyak mereka tetap aja namanya udah pernah nolong saya, mempermudah saya disaat saya butuh pertolongan. Yang pernah meremehkan saya? Kenapa akan selalu saya ingat? No, I'm not a vengeful one. Saya sudah memaafkan, tapi iya, ga akan pernah bisa lupa. Dan ingatan saya ini bakal jadi pemacu saya kapanpun, biar ga gampang ngeluh jadi orang, pantang menyerah, dan selalu mau improve diri setiap waktu.

Di pikiran saya sekarang tuh saya pengen cepet-cepet lulus kuliah terus langsung kerja. Saya buktiin ke mereka kalau saya bisa jadi panutan buat adik-adik saya, saya bisa tinggiin derajat keluarga saya biar gaada lagi yang berani memandang remeh kami, karena saya paling gabisa tinggal diam kalau udah bersangkut paut dengan harga diri. Saya pengen ringanin beban orangtua yang sekarang mulai kewalahan ngebiayain saya dan adik-adik saya, dan masih banyak lagi. Saya paham, untuk saat ini saya harus belajar prihatin, karena keadaan. Dan, lagi, Allah has perfect timing. never early, never late. It takes a little patience and it takes a lot of faith. But it's worth the wait. Always stay positive, Noy. ZING!! SEMANGAT! #cheermyselfup

Dari dulu saya selalu pengen bikin lecutan-lecutan baru yang bisa mengeluarkan saya dari 'zona aman' saya. Zona aman yang seringkali buat saya terlena sampe saya gamau berpindah tempat, even though I know orang ga bakal bisa sukses kalau dia terlalu amat sangat ke-pewe-an sama zona amannya. Break out of your comfort zone! You'll not grow better and bigger if you just stay and sit on it. Kayak waktu itu saya punya hobi baru suka bikin-bikin vector art, saya coba bikin ilustrasi digital buat temen saya yang ulang tahun awalnya. Dan ternyata banyak yang nanyain dan tertarik. Muncul deh ide mau bisnisin ini tapi saya takut ga berhasil dan bikin orang pada kecewa. Tapi akhirnya saya beraniin diri, gue tekad-in pokoknya, I'll do my best apapun itu. Alhamdulillah, dari hasil bikin vector begitu, kalau ga saya pake-pake uangnya mungkin sampe sekarang udh bisa buat beli iphone 5s kali hahaha. I did it, saya bisa menghasilkan. Saya berhasil naklukin rasa takut saya. Begitu pun sekarang ini, saya pengen ngajar les privat, ngelamar jadi part timer di kampus, etc. Itu pun juga saya ukur lah sama kemampuan saya. Kalau emang di luar kemampuan saya, yaa ga saya lakuin. Rasa takut itu wajar, mikirin berbagai kemungkinan buruk itu bagus, tapi jangan terlalu berlebihan, don't dwell on it, do something about it! Sooner or later, saya harus bisa dan pasti bisa mengurangi rasa takut yang berlebihan dalam diri saya.

Okay, I'm done. You do get my point! ;)

Wednesday, November 9, 2016

Etika Profesi Akuntansi #Tugas2

1. Faktor apa saja yang mempengaruhi etika pada bisnis?
  • Perbedaan Budaya. Perilaku bisnis orang Indonesia tentu saja berbeda dengan Negara lain. Hal yang sama, daerah atau kota tertentu berbeda perilaku bisnisnya dengan daerah lain.
  • Pengetahuan. Semakin banyak hal yang diketahui dan semakin baik seseorang memahami suatu situasi, semakin baik pula kesempatannya dalam membuat keputusan-keputusan yang etis. Ketidaktahuan bukanlah alasan yang dapat diterima dalam pandangan hukum, termasuk masalah etika.
  • Perilaku Organisasi. Dasar etika bisnis adalah bersifat kesadaran etis dan meliputi standar-standar perilaku. Banyak organisasi menyadari betul perlunya menetapkan peraturan-peraturan perusahaan terkait perilaku dan menyediakan tenaga pelatih untuk memperkenalkan dan memberi pemahaman tentang permasalahan etika.
Ada beberapa faktor lain yang mempengaruhi Perilaku etika bisnis, yaitu :
  • Pengendalian diri. Artinya, pelaku-pelaku bisnis mampu mengendalikan diri mereka masing-masing untuk tidak memperoleh apapun dari siapapun dan dalam bentuk apapun. Disamping itu, pelaku bisnis sendiri tidak mendapatkan keuntungan dengan jalan main curang atau memakan pihak lain dengan menggunakan keuntungan tersebut. Walau keuntungan yang diperoleh merupakan hak bagi pelaku bisnis, tetapi penggunaannya juga harus memperhatikan kondisi masyarakat sekitarnya. Inilah etika bisnis yang “etik”.
  • Pengembangan tanggung jawab sosial (social responsibility). Pelaku bisnis disini dituntut untuk peduli dengan keadaan masyarakat, bukan hanya dalam bentuk “uang” dengan jalan memberikan sumbangan, melainkan lebih kompleks lagi.
  • Mempertahankan jati diri dan tidak mudah untuk terombang-ambing oleh pesatnya perkembangan informasi dan teknologi. Namun demikian bukan berarti etika bisnis anti perkembangan informasi dan teknologi, tetapi informasi dan teknologi itu harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kepedulian bagi golongan yang lemah dan tidak kehilangan budaya yang dimiliki akibat adanya tranformasi informasi dan teknologi.
  • Menciptakan persaingan yang sehat. Persaingan dalam dunia bisnis perlu untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas, tetapi persaingan tersebut tidak mematikan yang lemah, dan sebaliknya harus terdapat jalinan yang erat antara pelaku bisnis besar dan golongan menengah kebawah, sehingga dengan perkembangannya perusahaan besar mampu memberikan  spread effect terhadap perkembangan sekitarnya. Untuk itu dalam menciptakan persaingan perlu ada kekuatan-kekuatan yang seimbang dalam dunia bisnis tersebut.
  • Menerapkan konsep “pembangunan berkelanjutan". Dunia bisnis seharusnya tidak memikirkan keuntungan hanya pada saat sekarang, tetapi perlu memikirkan bagaimana dengan keadaan dimasa datang.
  • Menghindari sifat 5K (Katabelece, Kongkalikong, Koneksi, Kolusi dan Komisi). Artinya, kalau pelaku bisnis itu memang tidak wajar untuk menerima kredit  (sebagai contoh) karena persyaratan tidak bisa dipenuhi, jangan menggunakan “katabelece” dari “koneksi” serta melakukan “kongkalikong” dengan data yang salah. Juga jangan memaksa diri untuk mengadakan “kolusi” serta memberikan “komisi” kepada pihak yang terkait.
  • Mampu menyatakan yang benar itu benar 
  • Menumbuhkan sikap saling percaya antara golongan pengusaha kuat dan golongan pengusaha kebawah. Untuk menciptakan kondisi bisnis yang “kondusif” harus ada sikap saling percaya (trust) antara golongan pengusaha kuat dengan golongan pengusaha lemah, sehingga pengusaha lemah mampu berkembang bersama dengan pengusaha lainnya yang sudah besar dan mapan. Yang selama ini kepercayaan itu hanya ada antara pihak golongan kuat, saat sekarang sudah waktunya memberikan kesempatan kepada pihak menengah untuk berkembang dan berkiprah dalam dunia bisnis.
  • Konsekuen dan konsisten dengan aturan main yang telah disepakati bersama. Semua konsep etika bisnis yang telah ditentukan tidak akan dapat terlaksana apabila setiap orang tidak mau konsekuen dan konsisten dengan etika tersebut. Mengapa? Seandainya semua ketika bisnis telah disepakati, sementara ada “oknum”, baik pengusaha sendiri maupun pihak yang lain mencoba untuk melakukan “kecurangan” demi kepentingan pribadi, jelas semua konsep etika bisnis itu akan “gugur” satu demi satu.
  • Menumbuhkembangkan kesadaran dan rasa memiliki terhadap apa yang telah disepakati. Memelihara kesepakatan atau menumbuh kembangkan Kesadaran dan rasa Memiliki terhadap apa yang telah disepakati adalah salah satu usaha menciptakan etika bisnis. Jika etika ini telah dimiliki oleh semua pihak, jelas semua memberikan suatu ketentraman dan kenyamanan dalam berbisnis.
  • Perlu adanya sebagian etika bisnis yang dituangkan dalam suatu hukum positif yang berupa peraturan perundang-undangan. Dimaksudkan untuk menjamin kepastian hukum dari etika bisnis tersebut, seperti “proteksi” terhadap pengusaha lema

2. Contoh kode etik pada bisnis.
  • Kejujuran (Honesty), yaitu penuh kepercayaan, bersifat jujur sungguh-sungguh, blak-blakan, terus terang ; tidak curang, tidak mencuri, tidak menggelapkan dan tidak berbohong.
  • Integritas (Integrity), yaitu memegang prinsip, melakukan kegiatan yang terhormat, tulus hati, berani, dan penuh pendirian/ keyakinan, tidak bermuka dua, tidak berbuat jahat dan saling percaya.
  • Memelihara Janji (promise keeping), yaitu selalu mentaati janji, patut dipercaya, penuh komitmen, patuh, jangan menginterpretasikan persetujuan dalam bentuk teknikal dan legalistik dengan dalih ketidakrelaan.
  • Kesetiaan (Fidelity), yaitu hormat dan loyal kepada keluarga, teman, karyawan dan Negara.
  • Kewajaran / Keadilan (Fairness), yaitu berlaku adil dan berbudi luhur, bersedia untuk mengakui kesalahan ; dan memperlihatkan komitmen keadilan, persamaan perlakuan individual dan toleran terhadap perbedaan, jangan bertindak melampaui batas atau mengambil keuntungan yang tidak pantas dari kesalahan atau kemalangan orang lain.
  • Suka Membantu Orang Lain (Caring for Others), yaitu saling membantu, berbaik hati, belas kasihan, tolong menolong, kebersamaan dan menghindari segala sesuatu yang membahayakan orang lain.
  • Hormat Kepada Orang Lain (Respect for Others), yaitu menghormati martabat manusia, menghormati kebebasan dan hak untuk menentukan nasib sendiri bagi semua orang, bersopan santun, jangan merendahkan diri seseorang, jangan mempemalukan seseorang dan jangan merendahkan martabat orang lain.
  • Kewarganegaraan yang Bertanggung Jawab (Responsibility Citizenship), yaitu selalu mentaati hukum atau aturan, penuh kesadaran, sosial, menghormati proses demokrasi dalam pengambilan keputusan.
  • Mengejar Keunggulan (Pursuit of Excellence), yaitu mengejar keunggulan dalam hal, baik dalam pertemuan personal maupun pertanggungjawaban professional, tekun, dapat dipercaya/diandalkan, rajin, getol, penuh komitmen, melakukan semua tugas dengan yang terbaik berdasarkan kemampuan, mengembangkan dan mempertahankan tingkat kompetensi yang tinggi.
  • Dapat Dipertanggungjawabkan (Accountability), yaitu memiliki tanggungjawab, menerima tanggung jawab atas keputusan dan konsekuensinya dan selalu memberi contoh.
3. Hubungan kode etik bisnis dengan kode etik profesi akuntan (Auditor).

Dalam menjalankan profesinya seorang akuntan di Indonesia diatur oleh suatu kode etik profesi dengan nama kode etik Ikatan Akuntan Indonesia. Kode etik Ikatan Akuntan Indonesia merupakan tatanan etika dan prinsip moral yang memberikan pedoman kepada akuntan untuk berhubungan dengan klien, sesama anggota profesi dan juga dengan masyarakat. Selain dengan kode etik akuntan juga merupakan alat atau sarana untuk klien, pemakai laporan keuangan atau masyarakat pada umumnya, tentang kualitas atau mutu jasa yang diberikannya karena melalui serangkaian pertimbangan etika sebagaimana yang diatur dalam kode etik profesi. Akuntansi sebagai profesi memiliki kewajiban untuk mengabaikan kepentingan pribadi dan mengikuti etika profesi yang telah ditetapkan. Kewajiban akuntan sebagai profesional mempunyai tiga kewajiban yaitu; kompetensi, objektif dan mengutamakan integritas. Kasus enron, xerok, merck, vivendi universal dan bebarapa kasus serupa lainnya telah membuktikan bahwa etika sangat diperlukan dalam bisnis. Tanpa etika di dalam bisnis, maka perdaganan tidak akan berfungsi dengan baik. Kita harus mengakui bahwa akuntansi adalah bisnis, dan tanggung jawab utama dari bisnis adalah memaksimalkan keuntungan atau nilai shareholder. Tetapi kalau hal ini dilakukan tanpa memperhatikan etika, maka hasilnya sangat merugikan. Banyak orang yang menjalankan bisnis tetapi tetap berpandangan bahwa, bisnis tidak memerlukan etika.

Source:
https://agungkevinkarang.wordpress.com/2015/10/10/etika-profesi-akuntansi-perilaku-etika-dalam-bisnis/
https://risarah.blogspot.co.id/2014/10/jurnal-etika-bisnis-tugas-1.html

Thursday, October 20, 2016

Etika Profesi Akuntansi #Tugas1

1. Mencari perusahaan dan auditor yang melakukan pelanggaran etika profesi dan beri tanggapan!

Malinda Palsukan Tanda Tangan Nasabah

JAKARTA, KOMPAS.com - Terdakwa kasus pembobolan dana Citibank, Malinda Dee binti Siswowiratmo (49), diketahui memindahkan dana beberapa nasabahnya dengan cara memalsukan tanda tangan mereka di formulir transfer.

Hal ini terungkap dalam dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum di sidang perdananya, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (8/11/2011). "Sebagian tanda tangan yang ada di blangko formulir transfer tersebut adalah tandatangan nasabah," ujar Jaksa Penuntut Umum, Tatang sutar. Malinda antara lain memalsukan tanda tangan Rohli bin Pateni. Pemalsuan tanda tangan dilakukan sebanyak enam kali dalam formulir transfer Citibank bernomor AM 93712 dengan nilai transaksi transfer sebesar 150.000 dollar AS pada 31 Agustus 2010. Pemalsuan juga dilakukan pada formulir bernomor AN 106244 yang dikirim ke PT Eksklusif Jaya Perkasa senilai Rp 99 juta. Dalam transaksi ini, Malinda menulis kolom pesan, "Pembayaran Bapak Rohli untuk interior".

Pemalsuan lainnya pada formulir bernomor AN 86515 pada 23 Desember 2010 dengan nama penerima PT Abadi Agung Utama. "Penerima Bank Artha Graha sebesar Rp 50 juta dan kolom pesan ditulis DP untuk pembelian unit 3 lantai 33 combine unit," baca jaksa.

Masih dengan nama dan tanda tangan palsu Rohli, Malinda mengirimkan uang senilai Rp 250 juta dengan formulir AN 86514 ke PT Samudera Asia Nasional pada 27 Desember 2010 dan AN 61489 dengan nilai uang yang sama pada 26 Januari 2011. Demikian pula dengan pemalsuan pada formulir AN 134280 dalam pengiriman uang kepada seseorang bernama Rocky Deany C Umbas sebanyak Rp 50 juta pada 28 Januari 2011 untuk membayar pemasangan CCTV milik Rohli.

Adapun tanda tangan palsu atas nama korban N Susetyo Sutadji dilakukan lima kali, yakni pada formulir Citibank bernomor No AJ 79016, AM 123339, AM 123330, AM 123340, dan AN 110601. Secara berurutan, Malinda mengirimkan dana sebesar Rp 2 miliar kepada PT Sarwahita Global Management, Rp 361 juta ke PT Yafriro International, Rp 700 juta ke seseorang bernama Leonard Tambunan. Dua transaksi lainnya senilai Rp 500 juta dan 150 juta dikirim ke seseorang bernamVigor AW Yoshuara.

"Hal ini sesuai dengan keterangan saksi Rohli bin Pateni dan N Susetyo Sutadji serta saksi Surjati T Budiman serta sesuai dengan Berita Acara Pemeriksaan laboratoris Kriminalistik Bareskrim Polri," jelas Jaksa. Pengiriman dana dan pemalsuan tanda tangan ini sama sekali tak disadari oleh kedua nasabah tersebut.

Solusi :
Dalam kasus ini, Malinda melakukan banyak pemalsuan tanda tangan yang tidak diketahui oleh nasabah tersebut. Ada prinsip yang telah dilanggar yaitu prinsip tanggung jawab profesi dan prinsip integritas, yaitu karena ia tidak melakukan pertimbangan profesional dalam semua kegiatan yang dia lakukan dan tidak memelihara dan meningkatkan kepercayaan nasabah.

2. Kenapa etika profesi itu penting?

Etika profesi menjadi hal yang sangat penting karena sebuah profesi hanya dapat memperoleh kepercayaan dari masyarakat. Apabila dalam diri para profesional tersebut ada kesadaran kuat untuk bertanggungjawab terhadap profesi mereka dengan memberikan jasa keahlian profesinya kepada masyarakat yang memerlukannya. Tanpa etika profesi, semua hal yang dikenal sebagai sebuah profesi yang terhormat akan segera jatuh menjadi sebuah pekerjaan pencarian nafkah biasa yang ujung-ujungnya akan berakhir dengan tidak adanya lagi respek maupun kepercayaan yang pantas diberikan kepada para profesional ini.

3.  Lebih penting mana etika dengan kemampuan pribadi?

Menurut saya lebih penting etika. Karena tanpa etika yang baik, kemampuan pribadi sama sekali tidak ada artinya.

Friday, May 13, 2016

Passive Voice

- Text 1
Woman’s plea after dogs are attacked.
By Nicola Robinson – News Editor

A Tamworth woman is appealing for information after her two rescue dogs were viciously attacked by another animal – leaving one needing surgery. The incident happened as Lorraine Jones took her Yorkshire terrier-poodle cross Pepper and Westie Bertie for a late-night walk, on December 21 near her home in Field Farm Road, Belgrave.

“The dog launched at Pepper and clamped on her trying to drag her away and pulled me over at the same time,” Ms Jones explained. “I just screamed for help to get it off us.”

Fortunately Ms Jones’ cries were heard by her neighbours who rushed to her aid. But as soon as Pepper was freed, the dog then “clamped down” on Bertie’s neck.

She said: “It was shaking him violently and it bit me in the process. The owner just stood there and said, “What do you expect me to do about it?” 

Ms Jones needed stitches in her left hand. Bertie suffered deep wounds to the neck and had to have eight stitches and undergo an operation, while Pepper suffered cuts to her leg.

Both dogs have been prescribed antibiotics and pain killers and the drama meant Ms Jones was forced to cancel her plans to spend Christmas Day in Yorkshire. Kind friends and generous members of the “Free to Collect Tamworth” Facebook page all donated food so Ms Jones could enjoy a festive meal, and old blankets to keep the shaven dogs warm.

Ms Jones added: “We’re so lucky my neighbours were there to help us or I don’t know what would have happened.”

Anyone with information about the dog – described as tan coloured and possibly a staffie-American bulldog cross – or its owner, who was also walking a smaller black dog, is urged to contact Staffordshire Police by calling 101, quoting the incident number 817 of December 21.

- Text 2

The Bad Girl
Mrs. W. K. Clifford

She was always called the bad girl, for she had once, when she was very little, put out her tongue at the postman. She lived alone with her grandmother and her three brothers in the cottage beyond the field, and the girls in the village took no notice of her. The bad girl did not mind this, for she was always thinking of the cuckoo clock. The clock stood in one corner of the cottage, and every hour a door opened at the top of its face, and a little cuckoo came out and called its name just the same number of times that the clock ought to have struck, and called it so loudly and in so much haste that the clock was afraid to strike at all. The bad girl was always wondering whether it was worse for the clock to have a cupboard in its forehead, and a bird that was always hopping in and out, or for the poor cuckoo to spend so much time in a dark little prison. "If it could only get away to the woods," she said to herself, "who knows but its voice might grow sweet, and even life itself might come to it!" She thought of the clock so much that her grandmother used to say—

"Ah, lassie, if you would only think of me sometimes!" But the bad girl would answer—

"You are not in prison, granny dear, and you have not even a bee in your bonnet, let alone a bird in your head. Why should I think of you?"

One day, close by the farm, she saw the big girls from the school gathering flowers.

"Give me one," she said; "perhaps the cuckoo would like it." But they all cried, "No, no!" and tried to frighten her away. "They are for the little one's birthday. To-morrow she will be seven years old," they said, "and she is to have a crown of flowers and a cake, and all the afternoon we shall play merry games with her."

"Is she unhappy, that you are taking so much trouble for her?" asked the bad girl.

"Oh, no; she is very happy: but it will be her birthday, and we want to make her happier."

"Why?"

"Because we love her," said one;

"Because she is so little," said another;

"Because she is alive," said a third.

"Are all things that live to be loved and cared for?" the bad girl asked, but they were too busy to listen, so she went on her way thinking; and it seemed as if all things round—the birds, and bees, and the rustling leaves, and the little tender wild flowers, half hidden in the grass—answered, as she went along—

"Yes, they are all to be cared for and made happier, if it be possible."

"The cuckoo clock is not alive," she thought. "Oh, no; it is not alive," the trees answered; "but many things that do not live have voices, and many others are just sign-posts, pointing the way."

"The way! The way to what, and where?"

"We find out for ourselves;—we must all find out for ourselves," the trees sighed and whispered to each other.

As the bad girl entered the cottage, the cuckoo called out its name eleven times, but she did not even look up. She walked straight across to the chair by the fireside, and kneeling down, kissed her granny's hands. 

PASSIVE VOICE SENTENCES FROM THE TEXT ABOVE WITH THE TENSES:
  1. Woman’s plea after dogs are attacked. (simple present)
  2. her two rescue dogs were viciously attacked by another animal – leaving one needing surgery. (simple past)
  3. Ms Jones’ cries were heard by her neighbours who rushed to her aid (simple past0
  4. But as soon as Pepper was freed (simple past)
  5. Both dogs have been prescribed antibiotics and pain killers (perfect simple present)
  6. Ms Jones was forced to cancel her plans (simple past)
  7. Anyone with information about the dog – described as tan coloured and possibly a staffie-American bulldog cross – or its owner, who was also walking a smaller black dog, is urged to contact Staffordshire Police by calling 101, quoting the incident number 817 of December 21. (simple past)
  8. She was always called the bad girl, for she had once (simple past)
  9. She walked straight across to the chair by the fireside (simple present)

Friday, April 8, 2016

Opinions and Suggestions based on Article about Economy of Indonesia

Jokowi Minta Kesulitan Ekonomi RI Jangan Ditutupi dari Rakyat

Lily Rusna Fajriah
Rabu,  30 Maret 2016  −  12:26 WIB

Jokowi Minta Kesulitan Ekonomi RI Jangan Ditutupi dari Rakyat
Foto: Grafis/Istimewa

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan, pemerintah tidak perlu menutup-nutupi kesulitan ekonomi yang terjadi di Tanah Air kepada masyarakat Indonesia. Pasalnya, masyarakat berhak atas situasi yang sebenarnya terjadi di Indonesia.

Dia mengatakan, jalan yang dilalui Indonesia untuk menuju perekonomian yang lebih baik memang selamanya tidak berjalan mulus. Ada saja titik gelap dan berkelok yang harus dihadapi dan membutuhkan ‎perhatian seluruh masyarakat.

"‎Kita tahu memang jalan yang kita lalui tidak semulus dan seenak yang kita inginkan. Jalan itu tidak selamanya landai, terang benderang, tapi yang ini juga menjadi tantangan kita semua, jalan itu akan gelap, berkelok, curam, dan yang kita rasakan juga bisa kadang pahit. Ya, itulah yang mau tidak mau harus kita hadapi tantangan seperti itu," katanya dalam Dialog Publik Bersama Presiden RI di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (30/3/2016).

Sebab itu, kata mantan Wali kota Solo ini, masyarakat harus diberitahu kondisi dan fakta sebenarnya terjadi di Indonesia. Berbagai kesulitan yang ada tidak perlu ditutup-tutupi.

"‎Karena kita tahu ke depan kita akan berhadapan dengan situasi global yang setiap detik bisa berubah begitu sangat cepatnya," imbuh dia.

Mantan orang nomor satu di DKI Jakarta ini mencontohkan, pada tahun lalu pemerintah mati-matian mengantisipasi krisis yang terjadi di Yunani agar tidak berdampak terlalu dalam ke Tanah Air. Namun, justru yang terjadi adalah depresiasi yuan dan perlambatan ekonomi China.

Setelah pemerintah mencoba mengantisipasi perlambatan ekonomi Negeri Tirai Bambu, sambung Jokowi, Indonesia kembali dihadapkan dengan ketakutan akan kenaikan tingkat suku bunga acuan Amerika Serikat (Fed Rate). 

"‎Situasi seperti ini akan terus kita hadapi. Oleh sebab itu sebagai bangsa yang besar, kapal besar, kita harus mulai menyesuaikan dengan tantangan global yang mau tidak mau akan memengaruhi pertumbuhan ekonomi kita‎," tandasnya.

(izz)

Sumber: 

OPINIONS:
Jokowi saids that the government doesn't need to cover up about Indonesia's economic problems to the citizens because they really need to know what happens in Indonesia.

First of all, I agree with Mr. Jokowi. With transparency and open government, there should be no misunderstanding and suspicion between the government and citizens. In addition, it really needs a good cooperation between them to achieve a better of Indonesia because the achievement isn't as easy as imagined without it.

SUGGESTIONS:
From the article above, I think the government should be more open and transparent to citizens. It's necessary to make them understand what their government is doing. The government needs to ensure the public trust and establish a system of transparency, public participation, and collaboration. Because openness will strengthen our democracy and promote efficiency and effectiveness in Government.